3x3 design rumah
Table of Contents
Prinsip Desain Rumah 3x3
1. Tata Letak Modular
Bagilah ruang menjadi modul 3x3 kaki.
Susun modul secara berdekatan atau bertumpuk untuk menciptakan tata letak yang fleksibel.
2. Multifungsi
Maksimalkan ruang dengan furnitur dan fitur multifungsi.
Misalnya, ottoman yang dapat digunakan sebagai tempat duduk, penyimpanan, dan meja kopi.
3. Penyimpanan Tersembunyi
Manfaatkan ruang vertikal dengan rak dan rak apung.
Gunakan furnitur dengan ruang penyimpanan terintegrasi, seperti tempat tidur dengan laci di bawahnya.
4. Cahaya Alami
Maksimalkan cahaya alami dengan jendela berukuran besar.
Gunakan cermin untuk memantulkan cahaya dan memperluas ruang.
5. Proporsi yang Seimbang
Jaga agar furnitur dan fitur tetap proporsional dengan ukuran ruangan.
Hindari menjejali ruang dengan barang-barang yang terlalu besar atau terlalu kecil.
6. Palet Warna Terbatas
Pilih palet warna terbatas (misalnya, 3-4 warna) untuk menciptakan kohesi dan memperbesar ruang.
Gunakan warna terang dan netral untuk menciptakan kesan lapang.
7. Tekstur dan Pola
Tambahkan minat pada ruang dengan menggunakan tekstur dan pola yang berbeda.
Gunakan bantal, selimut, dan karpet untuk menambah kedalaman dan minat.
8. Perabotan yang Dapat Disesuaikan
Pilih furnitur yang dapat disesuaikan, seperti kursi berlengan yang dapat dipindahkan atau meja yang dapat dipanjangkan.
Hal ini memungkinkan Anda mengubah tata letak ruangan dengan mudah sesuai kebutuhan Anda.
9. Dekorasi Minimalis
Dekorasi dengan hemat untuk menghindari kekacauan.
Pilih barang-barang yang memiliki tujuan fungsional atau estetika.
10. Tanaman
Tambahkan tanaman untuk sentuhan alam dan untuk memurnikan udara.
Tanaman besar dapat menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.
3.1.1 Fungsionalitas
Fungsionalitas Rumah 3x3
Tingkat Bawah:
Ruang tamu: Area berkumpul yang nyaman dengan penerangan alami dan ventilasi yang baik. Bisa juga digunakan untuk menerima tamu atau bersantai.
Dapur: Dapur kecil yang efisien dengan perlengkapan dasar seperti wastafel, kompor, dan lemari penyimpanan.
Kamar mandi: Kamar mandi kompak dengan toilet, wastafel, dan pancuran.
Tingkat Atas:
Kamar tidur utama: Kamar tidur yang nyaman dengan jendela yang memberikan pemandangan dan cahaya alami.
Kamar tidur anak-anak (opsional): Kamar tidur kecil untuk satu atau dua anak.
Fungsionalitas Utama:
Penggunaan ruang yang efisien: Desain yang ringkas dan efisien untuk memaksimalkan ruang yang tersedia.
Tata letak yang praktis: Tata letak yang mudah dinavigasi dengan ruang yang mengalir dengan baik.
Penerangan dan ventilasi alami: Jendela dan skylight diposisikan secara strategis untuk memberikan cahaya alami dan udara segar.
Penyimpanan yang cukup: Lemari dan ruang penyimpanan built-in untuk menjaga ketertiban dan memaksimalkan ruang.
Konektivitas yang baik: Ruang tamu dan kamar tidur menyediakan ruang yang nyaman untuk hiburan dan relaksasi.
Manfaat Fungsionalitas:
Kenyamanan hidup dalam ruang yang ringkas dan efisien
Penghematan biaya utilitas karena penggunaan ruang yang lebih sedikit
Kemudahan pemeliharaan dan pembersihan
Cocok untuk keluarga kecil, pasangan, atau individu
Investasi real estat yang bijaksana karena biaya pembangunan dan pemeliharaan yang rendah
Tata letak yang sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas penghuni.
Ruang yang saling terhubung dan mengalir dengan baik.
Desain Rumah 3x3 dengan Ruangan Saling Terhubung
Lantai 1
Ruang Tamu/Ruang Keluarga: Ruangan tengah yang luas dan lapang yang berfungsi sebagai area untuk bersosialisasi, bersantai, atau bersantap.
Dapur Terbuka: Dapur yang bersebelahan dengan ruang tamu, memungkinkan interaksi mudah saat memasak dan mengobrol.
Kamar Mandi: Kamar mandi lengkap terletak di dekat pintu masuk untuk kenyamanan.
Tangga ke Lantai 2: Tangga yang ramping dan lapang menghubungkan lantai 1 dan 2.
Lantai 2
Kamar Tidur Utama: Kamar tidur yang nyaman dan lapang dengan jendela besar untuk pencahayaan alami.
Kamar Tidur 2: Kamar tidur yang lebih kecil yang dapat digunakan sebagai kamar tidur tamu, kamar anak, atau ruang kerja.
Kamar Mandi Bersama: Kamar mandi yang lengkap dan dibagikan oleh kamar tidur utama dan kamar tidur 2.
Ruang Kerja/Belajar: Area kecil di luar kamar tidur utama untuk bekerja atau belajar.
Fitur Utama:
Tata Letak Terbuka: Ruang tamu, dapur, dan ruang makan mengalir dengan baik untuk menciptakan rasa keterbukaan dan lapang.
Sinar Alami Maksimal: Jendela besar di seluruh rumah memungkinkan banyak sinar matahari masuk, membuat ruangan terang dan lapang.
Area Penyimpanan Tersembunyi: Lemari dan rak yang terintegrasi memberikan ruang penyimpanan yang memadai tanpa mengacaukan estetika rumah.
Tata Letak Efisien: Setiap kamar berfungsi ganda, mengoptimalkan penggunaan ruang yang tersedia.
Aksesibilitas: Tangga dan kamar mandi yang nyaman memastikan aksesibilitas yang mudah bagi semua penghuni.
Penyimpanan yang cukup dan terorganisir.
Lantai 1
Ruang tamu: Area yang luas dengan rak dan lemari built-in untuk penyimpanan buku, permainan, dan barang lainnya.
Dapur: Pulau tengah besar dengan banyak ruang penyimpanan, termasuk rak tarik, lemari bawah, dan kabinet di atas kepala.
Ruang makan: Area makan terpisah dengan meja makan dan kursi yang dapat diperpanjang untuk menampung tamu.
Mudroom: Area masuk dengan bangku, kait, dan rak untuk penyimpanan sepatu, tas, dan peralatan luar ruangan.
Lantai 2
Kamar tidur utama: Kamar tidur besar dengan lemari pakaian besar, meja rias dengan banyak laci, dan tempat tidur king-size.
Kamar mandi utama: Kamar mandi dalam dengan shower walk-in, bathtub, dan dua wastafel.
Dua kamar tidur untuk tamu: Dua kamar tidur berukuran sedang dengan lemari pakaian built-in dan tempat tidur queen-size.
Kamar mandi tamu: Kamar mandi bersama dengan shower/bak mandi dan satu wastafel.
Lantai 3 (Loteng)
Ruang keluarga: Area yang nyaman dengan sofa, kursi, dan rak built-in untuk penyimpanan.
Kamar tidur ekstra: Ruang yang lebih kecil yang dapat digunakan sebagai kamar tidur tamu, kantor rumah, atau ruang bermain.
Ruang penyimpanan: Ruang yang luas dengan rak dan lemari untuk penyimpanan barang musiman, dekorasi, dan item lainnya.
3.1.2 Estetika
Estetika Desain Rumah 3x3
Desain rumah 3x3 dapat terlihat estetis dan menarik dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar estetika berikut:
1. Kesederhanaan:
Gunakan garis-garis bersih, bentuk geometris, dan warna netral untuk menciptakan ruang yang tidak berantakan dan menenangkan.
Hindari dekorasi berlebihan dan detail rumit yang dapat mengacaukan ruang kecil.
2. Keseimbangan:
Distribusikan perabotan dan dekorasi secara merata di seluruh ruang untuk menciptakan rasa keseimbangan dan harmoni.
Hindari menempatkan terlalu banyak benda di satu sisi ruangan, karena dapat membuat ruangan terasa tidak seimbang.
3. Proporsi:
Pilih perabotan dan dekorasi dengan ukuran yang sesuai dengan ruang.
Hindari menggunakan perabotan yang terlalu besar atau kecil, karena dapat membuat ruang terasa sempit atau tidak nyaman.
4. Warna:
Gunakan warna-warna terang untuk membuat ruang terasa lebih besar dan cerah.
Tambahkan aksen warna untuk memberikan minat visual dan memecah monoton.
Hindari menggunakan warna gelap, karena dapat membuat ruang terasa lebih kecil dan suram.
5. Pencahayaan:
Manfaatkan cahaya alami dengan memasang banyak jendela atau pintu kaca.
Gunakan pencahayaan buatan untuk melengkapi cahaya alami dan menciptakan suasana yang berbeda.
Pilih lampu dengan suhu warna yang hangat untuk memberikan kehangatan dan kenyamanan.
6. Tekstur:
Tambahkan tekstur pada ruang melalui penggunaan bahan yang berbeda, seperti kayu, batu, atau kain.
Tekstur dapat menciptakan minat visual dan membuat ruang terasa lebih kaya secara estetis.
7. Tanaman:
Tambahkan tanaman ke dalam ruang untuk memberikan sentuhan alam dan kesegaran.
Tanaman dapat membantu memurnikan udara dan memberikan kehidupan pada ruang yang kecil.
Dengan mengikuti prinsip-prinsip estetika ini, Anda dapat menciptakan desain rumah 3x3 yang tidak hanya fungsional tetapi juga terlihat menarik dan mengundang.
Gaya arsitektur dan bahan yang sesuai dengan preferensi dan lingkungan.
Desain 1: Gaya Minimalis
Bahan: Beton, kaca, dan kayu
Lingkungan: Daerah perkotaan atau pinggiran kota
Fitur: Garis-garis bersih, ruang terbuka, banyak cahaya alami
Desain 2: Gaya Tropis
Bahan: Bambu, kayu jati, dan atap alang-alang
Lingkungan: Daerah tropis atau subtropis
Fitur: Ruang terbuka yang luas, teras outdoor yang luas, dan ventilasi alami
Desain 3: Gaya Mediterania
Bahan: Plesteran, ubin terakota, dan kayu
Lingkungan: Daerah pesisir atau beriklim hangat
Fitur: Atap genteng, fasad warna-warni, dan halaman dalam yang subur
Keselarasan antara eksterior dan interior.
Desain Rumah 1
Eksterior: Rumah modern kontemporer dengan fasad kaca dan dinding kayu
Interior: Lantai kayu keras, dinding berwarna cerah, dan perabotan bergaya minimalis
Keselarasan: Kekontrasan antara fasad eksterior yang ramping dan interior yang hangat dan mengundang
Desain Rumah 2
Eksterior: Rumah bergaya Victoria dengan beranda yang luas dan detail rumit
Interior: Lantai kayu mahoni, dinding berpanel, dan perabotan antik
Keselarasan: Penyatuan mulus antara pesona eksterior tradisional dan interior yang elegan
Desain Rumah 3
Eksterior: Rumah bergaya industri dengan bata ekspos dan jendela besar
Interior: Dinding beton, lantai ubin, dan pencahayaan bergaya vintage
Keselarasan: Kontras yang mencolok antara eksterior yang kasar dan interior yang bertekstur dan mengundang
Pencahayaan alami dan buatan yang memadai.
Desain Rumah 3x3 dengan Pencahayaan Alami dan Buatan
Pencahayaan Alami
Jendela Besar di Sisi Utara dan Selatan: Tempatkan jendela besar di sisi utara untuk mendapatkan cahaya alami yang tersebar merata sepanjang hari. Di sisi selatan, tambahkan jendela yang lebih kecil untuk meminimalkan panas berlebih.
Skylight: Tambahkan skylight di area pusat rumah untuk memberikan penerangan zenithal, menciptakan kesan luas dan lapang.
Pintu Kaca Geser: Pasang pintu kaca geser di area yang mengarah ke halaman atau taman untuk memungkinkan cahaya alami masuk dan menghubungkan ruang dalam dengan luar.
Pencahayaan Buatan
Lampu Langit-Langit: Gunakan lampu langit-langit dengan intensitas yang dapat disesuaikan untuk memberikan penerangan dasar yang merata.
Lampu Dinding: Tambahkan lampu dinding di area yang membutuhkan pencahayaan tugas, seperti wastafel atau meja rias.
Strip Lampu LED: Gunakan strip lampu LED di bawah lemari atau di pinggiran langit-langit untuk memberikan pencahayaan aksen dan suasana.Lampu Meja dan Lampu Lantai: Letakkan lampu meja dan lampu lantai di area santai dan kamar tidur untuk menciptakan suasana yang nyaman dan hangat.
Sensor Gerak: Pasang sensor gerak di area seperti pintu masuk dan kamar mandi untuk menyalakan lampu secara otomatis saat seseorang memasuki ruangan, menghemat energi dan meningkatkan kenyamanan.
Integrasi Pencahayaan
Kontrol Peredupan: Gunakan peredup pada lampu langit-langit dan lampu dinding untuk menyesuaikan intensitas cahaya sesuai dengan kebutuhan.
Timer: Atur timer untuk menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis pada waktu tertentu, misalnya saat matahari terbit dan terbenam.
Penggabungan: Kombinasikan sumber cahaya alami dan buatan untuk menciptakan pencahayaan yang optimal di seluruh rumah, memastikan ruang yang terang dan nyaman sepanjang hari.
3.1.3 Kenyamanan
Kenyamanan 3x3 Desain Rumah
1. Optimalisasi Ruang
Tata letak 3x3 yang kompak memanfaatkan ruang secara efisien, menciptakan lingkungan yang lapang meskipun berukuran kecil.
Desain open-plan dengan partisi minimalis memaksimalkan aliran cahaya dan udara, membuat ruangan terasa lebih luas.
2. Fleksibilitas
Dinding dapat dipindahkan atau digeser untuk menciptakan ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan yang berubah.
Furnitur multifungsi, seperti sofa tempat tidur atau meja lipat, menyediakan fleksibilitas ekstra dan menghemat ruang.
3. Zonasi yang Jelas
Desain 3x3 secara alami memisahkan rumah menjadi zona-zona yang berbeda, seperti area tidur, area tamu, dan area makan.
Perbedaan ini menciptakan rasa privasi dan kenyamanan.
4. Privasi yang Ditingkatkan
Kamar tidur dan kamar mandi biasanya terletak di bagian belakang rumah, memberikan privasi dari area yang lebih umum.
Jendela dapat ditempatkan secara strategis untuk memungkinkan cahaya alami masuk sambil menjaga privasi.
5. Koneksi Luar Ruangan
Pintu atau jendela besar dapat menghubungkan area dalam ruangan dengan luar ruangan, menciptakan rasa keterhubungan dengan alam.
Teras atau balkon kecil dapat memberikan ruang ekstra untuk bersantai dan menikmati pemandangan.
6. Hemat Energi
Ukurannya yang ringkas mengurangi kebutuhan akan pemanasan dan pendinginan, menghemat energi.
Jendela yang ditempatkan dengan baik memanfaatkan cahaya matahari pasif, mengurangi penggunaan pencahayaan buatan.
7. Perawatan yang Mudah
Rumah 3x3 yang lebih kecil lebih mudah dibersihkan dan dirawat dibandingkan rumah yang lebih besar.
Tata letak yang sederhana dan efisien mengurangi titik-titik yang sulit dijangkau dan area yang berantakan.
Secara keseluruhan, desain rumah 3x3 menawarkan tingkat kenyamanan yang tinggi melalui optimalisasi ruang, fleksibilitas, privasi, koneksi luar ruangan, penghematan energi, dan perawatan yang mudah.
Kualitas udara yang baik.
Desain Rumah 3x3 dengan Kualitas Udara yang Baik
1. Ventilasi Alami
Jendela Lebar dan Tinggi: Masukkan jendela yang besar dan tinggi di kedua sisi rumah untuk memungkinkan aliran udara silang.
Lubang Ventilasi di Atap: Tambahkan lubang ventilasi di atap untuk membuang udara lembap dan berbau.
Bukaan Pintu dan Jendela yang Luas: Biarkan pintu dan jendela terbuka selama memungkinkan untuk ventilasi yang optimal.
2. Tanaman Pemurni Udara
Lidah Buaya: Tanam lidah buaya di dekat jendela atau pintu untuk memurnikan udara dari polutan seperti formaldehida dan benzena.
Pohon Karet: Tempatkan pohon karet di sudut ruangan untuk menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen.
Palem Bambu: Tambahkan palem bambu yang dikenal efektif menghilangkan trikloretilen dan formaldehida.
3. Bahan yang Ramah Lingkungan
Lantai Kayu atau Bambu: Pilih lantai kayu asli atau bambu yang tidak melepaskan senyawa organik volatil (VOC).
Cat Ramah Lingkungan: Gunakan cat berbasis air atau bebas VOC untuk meminimalisir emisi polutan.
Furniture Ramah Lingkungan: Carilah furnitur yang terbuat dari bahan alami seperti kayu solid, rotan, atau linen.
4. Sistem Penyaringan Udara
Purifier Udara: Pertimbangkan untuk menggunakan pembersih udara dengan filter HEPA untuk menghilangkan partikel dan alergen di udara.
Kipas Langit-langit dengan Filter: Pasang kipas langit-langit dengan filter karbon yang dapat menghilangkan asap, debu, dan bau.
Sistem Ventilasi Mekanik: Jika memungkinkan, pasang sistem ventilasi mekanis untuk mensirkulasikan dan memurnikan udara di seluruh rumah.
5. Kebiasaan Baik
Vakum Teratur: Vakum rumah secara teratur untuk menghilangkan debu dan serbuk sari.
Bersihkan Filter: Ganti filter pembersih udara dan kipas langit-langit secara teratur untuk memastikan kinerja yang optimal.
Batasi Bahan Kimia: Hindari penggunaan produk pembersih keras atau semprotan aerosol yang melepaskan VOC.
Perancangan ergonomis untuk kenyamanan pengguna.
Perancangan Ergonomis untuk Kenyamanan Pengguna
Layout Rumah 3x3
Tingkat 1
Ruang Tamu: Area yang luas untuk duduk dan bersosialisasi, dengan sofa dan kursi yang ergonomis.
Dapur: Dirancang untuk meminimalkan pergerakan yang tidak perlu, dengan tata letak segitiga yang efisien dan peralatan yang mudah diakses.
Ruang Makan: Meja dan kursi yang disesuaikan dengan tinggi pengguna, memberikan kenyamanan saat makan.
Tingkat 2
Kamar Tidur Utama: Tempat tidur besar dengan kasur yang mendukung, serta area tempat duduk untuk relaksasi.
Kamar Mandi Utama: Bak mandi atau pancuran dengan pegangan ergonomis untuk keamanan dan kenyamanan.
Kamar Kerja: Meja dan kursi yang dapat disesuaikan, serta pencahayaan yang optimal untuk mengurangi ketegangan mata.
Tingkat 3
Kamar Tidur 2: Tempat tidur yang nyaman dengan penyimpanan yang cukup.
Kamar Tidur 3: Ruang yang fleksibel yang dapat digunakan sebagai kamar tidur tamu atau ruang kerja.
Kamar Mandi Bersama: Dilengkapi dengan shower dan toilet, dengan tata letak yang memudahkan akses bagi pengguna dari segala usia dan kemampuan.
Fitur Ergonomis Tambahan
Pintu dan Pegangan: Pegangan yang mudah digenggam dan pintu dengan engsel yang halus untuk memudahkan akses.
Tangga: Tangga dengan pijakan yang lebar dan pegangan yang nyaman untuk keamanan dan kenyamanan.
Pencahayaan: Pencahayaan alami dan buatan yang cukup untuk mengurangi ketegangan mata dan menciptakan lingkungan yang nyaman.
Ventilasi: Ventilasi yang memadai untuk memastikan kualitas udara yang baik dan mengurangi kelelahan.
Material: Permukaan yang lembut dan tidak licin untuk meningkatkan cengkeraman dan mengurangi risiko jatuh.
3.2: Tata Letak Rumah 3x3
Tata Letak Rumah 3x3
Rumah 3x3 adalah pilihan yang bagus untuk keluarga kecil atau individu yang menginginkan rumah yang terjangkau dan efisien. Tata letaknya bisa dikonfigurasi dengan berbagai cara, tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda.
Opsi 1: Kamar Tidur di Lantai Atas
Lantai Satu: Ruang tamu, dapur, dan kamar mandi
Lantai Dua: Kamar tidur utama
Opsi 2: Kamar Tidur di Lantai Satu
Lantai Satu: Kamar tidur, ruang tamu, dan dapur
Lantai Dua: Ruang loteng (dapat digunakan sebagai kamar tidur tambahan, ruang kantor, atau ruang penyimpanan)
Opsi 3: Dua Kamar Tidur di Lantai Satu
Lantai Satu: Dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi
Lantai Dua: Loft (opsional)
Fitur Tata Letak
Ruang tamu yang luas: Ruang tamu yang luas memberikan ruang yang cukup untuk bersantai, bersosialisasi, dan menghibur.
Dapur yang fungsional: Dapur yang ringkas dan fungsional dilengkapi dengan peralatan penting dan penyimpanan yang cukup.
Kamar mandi yang nyaman: Kamar mandi yang ringkas namun nyaman menyediakan fasilitas yang diperlukan.
Kamar tidur yang nyaman: Kamar tidur cukup besar untuk tempat tidur berukuran penuh dan furnitur dasar.
Loft (opsional): Loft tambahan dapat memberikan ruang ekstra untuk tidur, bermain, atau penyimpanan.
Manfaat Tata Letak Rumah 3x3
Terjangkau: Rumah 3x3 umumnya lebih terjangkau daripada rumah yang lebih besar.
Efisiensi ruang: Tata letak yang ringkas memaksimalkan ruang.
Mudah dirawat: Ukuran rumah yang kecil membuatnya mudah dirawat dan dibersihkan.
Serbaguna: Tata letaknya dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang berbeda.
Efisiensi energi: Ukurannya yang kecil mengurangi biaya energi.
3.2.1 Zonasi
Zonasi 3x3 untuk Desain Rumah
Zonasi 3x3 adalah teknik desain rumah yang membagi ruang menjadi sembilan area yang berbeda. Hal ini dapat membantu Anda menciptakan tata letak yang lebih efisien dan fungsional untuk rumah Anda.
Langkah-langkah Membuat Zonasi 3x3:
1. Bagi Rumah Menjadi Sembilan Area: Buatlah garis imajiner untuk membagi rumah menjadi sembilan area berukuran sama, seperti kotak pada papan tic-tac-toe.
2. Tentukan Zona Inti: Tentukan zona inti rumah Anda, biasanya ruang tamu, ruang makan, dan dapur. Ini adalah area yang paling banyak digunakan dan harus ditempatkan di tengah "kotak".
3. Tentukan Zona Pendukung: Zonasi lainnya adalah zona pendukung yang mengelilingi zona inti. Ini dapat mencakup area seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang belajar, atau ruang utilitas.
4. Tentukan Zona Penyangga: Di antara zona inti dan zona pendukung, sisakan ruang untuk zona penyangga. Ini dapat berupa lorong, foyer, atau atrium yang memisahkan area yang berbeda dan memberikan privasi.
Keuntungan Zonasi 3x3:
Efisiensi: Membagi ruang menjadi zona-zona yang lebih kecil membantu memaksimalkan luas lantai dan menciptakan aliran yang lebih efisien.
Fleksibilitas: Zonasi 3x3 memungkinkan Anda menyesuaikan tata letak sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda dapat mengubah ukuran zona atau mengubah penggunaannya dengan mudah.
Privasi: Zona penyangga menyediakan privasi antara area yang berbeda, sehingga Anda dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman.
Organisasi: Zonasi membantu Anda menjaga rumah tetap teratur dan mudah dinavigasi. Setiap area memiliki tujuan yang jelas, sehingga mudah untuk menemukan apa yang Anda butuhkan.
Estetika: Menyusun rumah menjadi zona-zona yang berbeda dapat menciptakan tampilan yang lebih menarik dan estetis.
Contoh Zonasi 3x3:
Zona Inti: Ruang tamu, ruang makan, dapur
Zona Pendukung: Kamar tidur utama, kamar tidur anak-anak, kamar mandi, ruang belajar
Zona Penyangga: Lorong, foyer, ruang cuci
Pembagian rumah menjadi zona-zona yang berbeda, seperti area publik, area privat, dan area layanan.
Pembagian Zona Rumah 3x3
1. Area Publik
Ruang keluarga: Area untuk bersantai dan berkumpul dengan keluarga atau tamu.
Ruang makan: Area untuk makan dan berkumpul bersama.
Dapur: Area untuk menyiapkan makanan dan minuman.
2. Area Privat
Kamar tidur utama: Area tidur dan istirahat utama, biasanya dengan kamar mandi dalam.
Kamar tidur anak: Area tidur dan bermain untuk anak-anak.
Kamar mandi keluarga: Area untuk kebersihan dan perawatan pribadi yang digunakan bersama keluarga.
3. Area Layanan
Gudang: Area untuk menyimpan barang-barang yang tidak sering digunakan.
Area cuci: Area untuk mencuci dan mengeringkan pakaian.
Kamar mandi tamu: Area untuk kenyamanan tamu yang tidak menginap.
Tata Letak Optimal
Area publik terletak di bagian depan rumah, mudah diakses dari pintu masuk.
Area privat terletak di bagian belakang rumah, memberikan privasi dan ketenangan.
Area layanan ditempatkan di area yang mudah diakses tetapi tidak terlihat dari area publik.
Kamar mandi utama dan keluarga berdekatan dengan kamar tidur yang sesuai untuk akses yang mudah.
Gudang terletak di dekat area layanan atau kamar tidur untuk penyimpanan yang nyaman.
Penempatan zona strategis untuk memaksimalkan privasi dan kenyamanan.
Rencana Rumah 3x3 dengan Zonasi Strategis untuk Privasi dan Kenyamanan
Lantai Dasar
Ruang Tamu: Terletak di pojok depan rumah, memberikan privasi dari jalan. Dilengkapi jendela besar untuk pencahayaan alami.
Dapur: Berdekatan dengan ruang tamu, menciptakan tata ruang yang mudah.
Kamar Tidur Utama: Terletak di sisi berlawanan dari rumah, memastikan privasi dari area tamu. Dilengkapi kamar mandi dalam.
Kamar Mandi Umum: Terletak di tengah lantai dasar, mudah diakses dari semua area.
Lantai Atas
Kamar Tidur 2: Terletak di atas ruang tamu, memberikan ruang yang tenang dan nyaman.
Kamar Tidur 3: Berdekatan dengan kamar tidur 2, memberikan privasi bagi anggota keluarga lainnya.
Kamar Mandi Bersama: Terletak di ujung lorong, mudah diakses dari kedua kamar tidur.
Fitur-Fitur untuk Privasi dan Kenyamanan:
Pemisahan Area Umum dan Pribadi: Pembagian zona yang jelas antara ruang tamu dan kamar tidur memberikan privasi dan ketenangan.
Penempatan Kamar Tidur Utama: Kamar tidur utama terletak di area yang terpisah, memastikan privasi yang maksimal.
Jendela yang Diposisikan Strategis: Jendela ditempatkan di area yang memberikan pencahayaan alami sekaligus menjaga privasi dari luar.
Kamar Mandi dalam: Kamar tidur utama dilengkapi kamar mandi dalam untuk privasi tambahan.
Lorong yang Luas: Lorong yang luas di lantai atas menyediakan ruang agar anggota keluarga dapat bergerak dengan nyaman.
3.2.2 Orientasi
Orientasi 3x3 pada Desain Rumah
Prinsip Orientasi 3x3:
Dalam desain rumah, orientasi 3x3 adalah pendekatan terencana yang mengatur susunan ruang-ruang fungsional rumah berdasarkan kedekatan, kemudahan akses, dan keterhubungan. Ini melibatkan membagi rumah menjadi sembilan kotak (3x3) dan menempatkan ruang-ruang yang paling banyak digunakan di lokasi yang paling nyaman dan mudah diakses.
Manfaat Orientasi 3x3:
Efisiensi: Mengurangi jarak berjalan dan mempermudah pergerakan di dalam rumah.
Kenyamanan: Menempatkan ruang-ruang penting dalam jangkauan yang mudah, menciptakan suasana yang lebih nyaman dan nyaman huni.
Fleksibilitas: Memungkinkan penyesuaian rencana rumah yang mudah seiring waktu atau kebutuhan yang berubah.
Estetika: Menciptakan tata letak yang seimbang dan harmonis, meningkatkan daya tarik visual rumah.
Penerapan Orientasi 3x3:
Kotak tengah dari matriks 3x3 biasanya digunakan untuk ruang-ruang utama rumah, seperti ruang keluarga, dapur, dan ruang makan. Ruang-ruang ini paling sering digunakan dan mendapat manfaat dari kedekatan dan kemudahan akses.
Kotak-kotak luar dapat menampung ruang-ruang pendukung, seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang mencuci, dan ruang penyimpanan. Ruang-ruang ini tidak perlu berada di dekat ruang-ruang utama, tetapi harus tetap mudah diakses.
Kotak sudut dapat digunakan untuk ruang-ruang yang kurang penting, seperti ruang kerja, perpustakaan, atau ruang tamu formal. Ruang-ruang ini lebih bersifat pribadi dan tidak memerlukan lokasi yang menonjol.
Contoh Orientasi 3x3:
Kotak Tengah: Ruang keluarga, dapur, ruang makan
Kotak Luar: Kamar tidur utama, kamar tidur anak, kamar mandi utama, kamar mandi anak-anak
Kotak Sudut: Ruang kerja, perpustakaan, ruang tamu formal
Tips Desain:
Tentukan ruang-ruang yang paling sering digunakan dan beri mereka prioritas dalam orientasi 3x3.
Pertimbangkan hubungan antara ruang-ruang dan bagaimana mereka dapat mengalir satu sama lain.
Gunakan ruang transisi, seperti lorong atau foyer, untuk menghubungkan ruang-ruang yang berbeda.
Maksimalkan pencahayaan alami dan ventilasi di semua ruang.
Sesuaikan orientasi 3x3 sesuai dengan kebutuhan dan preferensi spesifik Anda.
Penentuan posisi rumah sehubungan dengan arah mata angin.
Design Rumah 1
Arah Utara: Ruang makan dan dapur
Arah Timur: Ruang keluarga dan kamar tidur utama
Arah Barat: Ruang tamu dan kamar tidur anak
Design Rumah 2
Arah Utara: Kamar tidur master dan kamar mandi
Arah Timur: Ruang tamu dan ruang makan
Arah Barat: Dapur dan area servis
Design Rumah 3
Arah Utara: Ruang tamu dan ruang keluarga
Arah Timur: Ruang makan dan dapur
Arah Barat: Kamar tidur dan kamar mandi
Memanfaatkan cahaya alami, pemandangan, dan sirkulasi udara.
Desain Rumah 3x3 dengan Pemanfaatan Cahaya Alami, Pemandangan, dan Sirkulasi Udara
Lantai Dasar
Area Masuk: Kamar kecil yang diterangi cahaya alami dengan jendela besar yang menghadap ke taman.
Ruang Tamu: Ruang terbuka yang luas dengan jendela dari lantai ke langit-langit yang menawarkan pemandangan taman dan menarik banyak cahaya alami.
Dapur: Dapur efisien dengan meja pusat yang membagi ruang dan jendela di atas wastafel yang memberikan pemandangan halaman belakang.
Lantai Atas
Kamar Tidur Utama: Kamar tidur pribadi yang luas dengan jendela besar yang menghadap ke jalan yang tenang, memberikan cahaya alami dan pemandangan.
Kamar Mandi Utama: Kamar mandi dalam dengan jendela besar yang menawarkan pemandangan taman, menciptakan suasana yang tenang.
Kamar Tidur Kedua: Kamar tidur yang lebih kecil dengan jendela yang menghadap ke halaman belakang, memberikan cahaya alami yang cukup.
Fitur Utama
Jendela Besar: Dirancang strategis untuk memaksimalkan cahaya alami dan memberikan pemandangan luar.
Taman Dalam Ruangan: Taman kecil di dalam rumah yang menciptakan lingkungan hijau dan membawa alam ke dalam.
Langit-langit Tinggi: Langit-langit yang tinggi memungkinkan cahaya alami menyebar dan menciptakan rasa ruang yang luas.
Bukaan Silang: Jendela dan ventilasi ditempatkan secara berlawanan untuk menciptakan sirkulasi udara silang, memastikan udara segar dan suhu yang sejuk.
Teras Luar Ruangan: Teras atau balkon kecil yang terhubung ke ruang tamu, memperluas ruang hidup dan menawarkan pemandangan luar.
Mengurangi kebisingan dan panas matahari yang berlebihan.
Desain Rumah 3x3 untuk Mengurangi Kebisingan dan Panas Berlebih
Lantai Bawah:
Dinding Tebal: Gunakan dinding bata atau beton setebal minimal 30 cm untuk meredam suara dari luar.
Jendela Kedap Suara: Pasang jendela dengan lapisan ganda atau tiga, dan segel semua celah dengan weatherstrip.
Lantai Kedap Suara: Gunakan lantai karpet atau lantai vinil untuk menyerap suara.
Penyerap Suara: Tambahkan penyerap suara seperti panel akustik atau tirai tebal untuk mengurangi gema.
Lantai Atas:
Atap Terisolasi: Pasang insulasi ke atap untuk mencegah panas berlebih dan kebisingan dari lantai atas.
Jendela Berlapis Rendah: Gunakan jendela dengan lapisan rendah untuk mengurangi panas yang masuk dari sinar matahari.
Sudut Kanopi: Pasang sudut kanopi di atas jendela untuk mengalihkan sinar matahari langsung dan mengurangi panas.
Penyangga Atap: Pasang penyangga atap untuk mencegah atap bergetar dan menghasilkan kebisingan saat angin kencang.
Fitur Tambahan:
Taman Kecil: Tanam pohon dan semak di sekitar rumah untuk membantu meredam kebisingan dan menciptakan naungan.
Dinding Hijau: Tanam tanaman merambat atau tanaman hijau di dinding untuk menyerap suara dan mendinginkan rumah.
Pengatur Udara: Pasang pengatur udara yang efisien untuk mendinginkan rumah dan mengurangi kebisingan dari luar.
Panel Surya: Pasang panel surya di atap untuk menghasilkan listrik dan mengurangi kebutuhan akan AC.
Dengan menerapkan desain ini, Anda dapat menciptakan rumah 3x3 yang tenang dan nyaman, bahkan di lingkungan yang bising dan panas.
3.3: Komponen Rumah 3x3
Struktur
Pondasi: Batako atau beton bertulang
Tiang: Kayu atau baja
Dinding: Batako atau bata
Atap: Genteng, seng, atau asbes
Ruangan
Kamar tidur: 2 kamar
Ruang tamu
Dapur
Kamar mandi
Komponen Tambahan
Jendela: Kaca atau kayu
Pintu: Kayu atau besi
Plafon: Gipsum atau triplek
Lantai: Keramik atau vinyl
Instalasi listrik
Instalasi air bersih dan limbah
Tata Letak
Ruang Tamu: Terletak di bagian depan rumah, terhubung ke kamar tidur dan dapur.
Kamar Tidur: Terletak di sisi kanan dan kiri ruang tamu, masing-masing berukuran sekitar 3x3 meter.
Dapur: Terletak di belakang ruang tamu, bersebelahan dengan kamar mandi.
Kamar Mandi: Terletak di bagian belakang rumah, berukuran sekitar 2x2 meter.
3.3.1 Kamar Tidur
Desain Kamar Tidur 3x3 Meter
Konsep Desain:
Modern dan Minimalis: Garis-garis bersih, furnitur sederhana, dan warna netral.
Fungsi Maksimal: Memanfaatkan setiap sudut ruang untuk penyimpanan dan kenyamanan.
Pencahayaan Alami: Jendela besar atau skylight untuk memaksimalkan pencahayaan alami.
Tata Letak:
Tempat Tidur: Posisikan tempat tidur di tengah dinding yang paling panjang, sejajar dengan jendela.
Nakas: Dua nakas di samping tempat tidur untuk penyimpanan dan kenyamanan.
Lemari Pakaian: Lemari pakaian geser built-in di sepanjang salah satu dinding sisi.
Meja Rias: Meja rias kecil di depan atau di samping jendela untuk memanfaatkan cahaya alami.
Kursi: Kursi berlengan atau ottoman kecil di sudut kamar untuk tempat duduk tambahan.
Furnitur dan Aksesoris:
Tempat Tidur: Tempat tidur berukuran queen atau king dengan bingkai kayu atau besi.
Nakas: Nakas kayu atau logam dengan laci untuk penyimpanan.
Lemari Pakaian: Lemari pakaian geser dengan panel cermin untuk ilusi ruang yang lebih besar.
Meja Rias: Meja rias dengan cermin dan beberapa laci untuk penyimpanan.
Kursi: Kursi berlengan berlapis kain atau ottoman kulit untuk kenyamanan.
Elemen Dekoratif:
Wallpaper: Wallpaper bermotif netral atau bertekstur untuk menambah kedalaman dan gaya.
Kain: Gorden tipis atau tirai tebal untuk mengontrol cahaya dan privasi.
Tanaman: Tanaman indoor kecil untuk menambahkan sentuhan alam dan memurnikan udara.
Cermin: Cermin dinding atau lantai untuk memantulkan cahaya dan menciptakan ilusi ruang yang lebih besar.
Pencahayaan:
Lampu Gantung: Lampu gantung di atas tempat tidur untuk penerangan utama.
Lampu Meja: Lampu meja di atas nakas untuk bacaan dan suasana yang nyaman.
Lampu Lantai: Lampu lantai di sudut kamar untuk pencahayaan tambahan atau aksen dekorasi.
Palet Warna:
Netral: Putih, abu-abu, krem, dan hitam sebagai warna dasar.
Aksen: Biru, hijau, atau kuning untuk menambahkan semburat warna.
Ukuran dan jumlah kamar tidur yang sesuai dengan kebutuhan penghuni.
Ukuran Rumah:
3x3 meter (9 meter persegi)
Jumlah Kamar Tidur:
1 kamar tidur
Ukuran Kamar Tidur:
3x3 meter (9 meter persegi)
Catatan:
Ukuran rumah dan jumlah kamar tidur ini sesuai untuk hunian yang dihuni oleh 1-2 orang.
Ukuran kamar tidur dapat disesuaikan dengan kebutuhan kenyamanan penghuni.
Desain rumah 3x3 meter dapat dioptimalkan dengan penggunaan mezzanine atau area loteng untuk menambah luas ruang.
Desain rumah ini cocok untuk hunian minimalis, rumah mungil, atau rumah sementara.
Penempatan jendela yang strategis untuk pencahayaan dan ventilasi.
Penempatan Jendela Optimal untuk Pencahayaan dan Ventilasi
Rumah 3x3 Desain
Arah Utara
Pencahayaan: Jendela menghadap utara memberikan cahaya alami yang tersebar merata sepanjang hari, cocok untuk area kerja, ruang tamu, dan kamar tidur.
Ventilasi: Bukaan jendela memungkinkan sirkulasi udara yang baik, mengurangi penumpukan panas dan kelembapan.
Arah Timur
Pencahayaan: Jendela menghadap timur menerima cahaya pagi yang kuat, ideal untuk kamar tidur dan ruang keluarga.
Ventilasi: Aliran udara pagi yang sejuk membantu ventilasi pada pagi hari.
Arah Selatan
Pencahayaan: Jendela menghadap selatan menerima sinar matahari langsung yang intens pada sore hari, cocok untuk ruang terbuka atau area berkumpul.
Ventilasi: Aliran udara sore hari yang hangat membantu menghilangkan udara panas dan lembap.
Arah Barat
Pencahayaan: Jendela menghadap barat menerima cahaya sore yang hangat, menciptakan suasana yang nyaman di ruang tamu atau ruang keluarga.
Ventilasi: Aliran udara sore yang sejuk membantu ventilasi pada sore hari.
Tata Letak Jendela yang Disarankan
Ruang Tamu: Jendela besar di sisi utara dan timur untuk pencahayaan yang optimal dan ventilasi silang.
Kamar Tidur: Jendela kecil di sisi utara atau timur untuk privasi dan cahaya alami yang tersebar.
Dapur: Jendela di atas wastafel atau kompor untuk penerangan tugas dan ventilasi.
Kamar Mandi: Jendela kecil di sisi utara atau barat untuk cahaya alami dan ventilasi.
Ruang Terbuka: Jendela di banyak sisi untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara.
Dengan mempertimbangkan arah dan tata letak yang strategis, penempatan jendela dapat memberikan pencahayaan alami yang memadai, ventilasi yang baik, dan suasana yang nyaman di rumah 3x3 desain.
Pertimbangan privasi dan kenyamanan.
3.3.2 Kamar Mandi
Desain Kamar Mandi 3x3
Tata Letak:
Susun toilet di sudut paling jauh dari pintu masuk.
Tempatkan wastafel di sepanjang dinding yang berlawanan dengan toilet.
Posisikan pancuran di dinding yang berdekatan dengan toilet, dengan tirai kamar mandi untuk privasi.
Fitur:
Toilet:
Pilih toilet yang menghemat air dengan flush ganda atau sensor gerak.
Tambahkan tempat tisu toilet dan gantungan handuk.
Wastafel:
Pasang wastafel berukuran sedang dengan satu wastafel dan keran.
Sediakan cermin berukuran sedang di atas wastafel.
Tambahkan lemari atau rak di bawah wastafel untuk penyimpanan.
Pancuran:
Gunakan pancuran geser atau pancuran tetap dengan kepala pancuran yang dapat disesuaikan.
Pasang tirai kamar mandi atau pintu pancuran untuk privasi.
Tambahkan rak atau ceruk kecil di area pancuran untuk perlengkapan mandi.
Lantai dan Dinding:
Gunakan ubin keramik atau porselen untuk lantai dan dinding karena tahan air dan mudah dibersihkan.
Pilih ubin dengan warna netral atau terang untuk mencerahkan ruangan.
Tambahkan aksen dinding seperti rak mosaik atau ubin dinding bermotif untuk meningkatkan gaya.
Pencahayaan:
Pasang pencahayaan overhead untuk menerangi seluruh ruangan.
Tambahkan lampu di dekat cermin untuk tugas khusus.
Pertimbangkan untuk menambahkan jendela untuk cahaya alami dan ventilasi.
Ventilasi:
Pasang kipas angin untuk menghilangkan kelembapan dan bau.
Pertimbangkan untuk memasang jendela yang dapat dibuka untuk ventilasi tambahan.
Aksesori:
Tambahkan gantungan handuk yang cukup untuk handuk mandi, handuk tangan, dan jubah mandi.
Gantung rak atau keranjang anyaman untuk penyimpanan ekstra.
Hiasi kamar mandi dengan tanaman atau karya seni kecil untuk menambah sentuhan pribadi.
Ukuran dan tata letak yang sesuai dengan kebutuhan penghuni.
Ukuran
Luas tanah: 9 meter persegi (3x3 meter)
Luas bangunan: 18 meter persegi (3x6 meter)
Tata Letak
Lantai Dasar
Ruang Tamu/Makan: 3x4 meter (12 meter persegi)
Dapur: 1,5x2 meter (3 meter persegi)
Kamar Mandi: 1,5x2 meter (3 meter persegi)
Lantai Mezzanine
Kamar Tidur: 3x4 meter (12 meter persegi)
Fitur
Tangga: Tangga spiral atau tangga lipat untuk mengakses lantai mezzanine.
Jendela: Jendela besar pada ruang tamu untuk pencahayaan alami.
Lemari Penyimpanan: Lemari tanam di kamar tidur dan ruang tamu untuk penyimpanan.
Ventilasi: Kipas angin langit-langit atau jendela yang dapat dibuka untuk sirkulasi udara.
Penerangan: Lampu tersembunyi atau lampu gantung untuk pencahayaan suasana.
Catatan:
Tata letak dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik penghuni (misalnya, menambahkan halaman atau teras).
Desain ini mengutamakan penggunaan ruang yang efisien dan fungsional.
Ukuran dan tata letak ini cocok untuk individu atau pasangan yang menginginkan tempat tinggal yang nyaman dan terjangkau.
Ventilasi yang memadai untuk mencegah kelembapan.
Ventilasi untuk Mencegah Kelembapan pada Rumah 3x3 Meter
1. Ventilasi Alam
Jendela: Pasang jendela pada setiap sisi rumah untuk memungkinkan aliran udara silang.
Pintu: Tinggalkan sedikit celah di bawah pintu untuk membiarkan udara masuk.
Lubang Angin: Buat lubang angin pada dinding atau atap untuk membuang udara lembap.
2. Ventilasi Mekanik
Kipas Angin: Pasang kipas angin di kamar mandi dan dapur untuk mengekstrak udara lembap.
Exhaust Fan: Pasang exhaust fan di kamar mandi dan toilet untuk membuang bau dan kelembapan.
3. Pengaturan Kelembapan
Dehumidifier: Gunakan dehumidifier untuk menghilangkan kelembapan berlebih dari udara.
AC: Jalankan AC dengan pengaturan "dehumidify" untuk mengurangi kelembapan.
4. Perilaku Hidup
Hindari mengeringkan pakaian dalam ruangan: Ini melepaskan banyak kelembapan ke udara.
Gunakan bak mandi dan shower dengan bijak: Batasi waktu mandi dan mandi, dan gunakan air dingin untuk mengurangi penguapan.
Buka jendela saat memungkinkan: Biarkan udara segar masuk, terutama setelah mandi atau memasak.
Tata Letak Ventilasi
Kamar Mandi: Pasang kipas angin atau exhaust fan dan buka jendela selama dan setelah mandi.
Dapur: Pasang exhaust fan di atas kompor dan buka jendela saat memasak.
Kamar Tidur: Pasang jendela pada setiap sisi untuk aliran udara silang.
Ruang Tamu: Buka jendela secara teratur untuk membuang udara lembap.
Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan ventilasi yang memadai untuk mencegah kelembapan dan menjaga rumah Anda tetap nyaman dan sehat.
Pencahayaan yang baik untuk kenyamanan dan keamanan.
Desain Pencahayaan untuk Kenyamanan dan Keamanan Rumah 3x3
1. Pencahayaan Umum
Lampu langit-langit: Pasang lampu langit-langit di tengah ruangan untuk memberikan penerangan merata. Pilih lampu dengan bola lampu LED atau CFL untuk efisiensi energi.
Lampu dinding: Tambahkan lampu dinding di area tertentu untuk memberikan pencahayaan tambahan, seperti di sudut ruangan atau di atas TV.
Lampu lantai: Tempatkan lampu lantai di dekat kursi atau tempat tidur untuk memberikan pencahayaan lampu baca yang nyaman.
2. Pencahayaan Tugas
Lampu meja: Letakkan lampu meja di meja kerja, meja makan, atau meja samping tempat tidur untuk pencahayaan tugas yang terfokus.
Pencahayaan bawaan: Pertimbangkan untuk memasang pencahayaan bawaan di lemari dapur, rak buku, atau lemari pakaian untuk menerangi area yang sulit dijangkau.
3. Pencahayaan Aksen
Lampu sorot: Sorot karya seni, benda-benda pajangan, atau fitur arsitektur dengan menggunakan lampu sorot.
Lampu isi: Gunakan lampu isi untuk menciptakan suasana yang nyaman atau dramatis dengan memancarkan cahaya dari bawah furnitur atau benda lainnya.
Lampu tali: Gantung lampu tali di dinding atau langit-langit untuk menambahkan sentuhan dekoratif dan pencahayaan yang lembut.
4. Keamanan
Lampu sensor gerak: Pasang lampu sensor gerak di luar ruangan untuk menerangi pintu masuk, jalan setapak, dan area lain yang gelap.
Kamera keamanan dengan lampu malam: Masukkan kamera keamanan dengan lampu malam untuk memantau area luar dan memberikan pencahayaan tambahan.
Lampu jalan: Terangi jalan setapak dan daerah sekitarnya dengan lampu jalan untuk meningkatkan visibilitas dan mencegah tersandung.
Tips Tambahan
Gunakan kombinasi jenis pencahayaan untuk menciptakan keseimbangan antara kenyamanan dan keamanan.
Pertimbangkan suhu warna lampu, dengan lampu hangat untuk area nyaman dan lampu dingin untuk area tugas.
Sesuaikan tingkat pencahayaan tergantung pada aktivitas dan preferensi pribadi.
Gunakan sakelar peredup untuk mengatur kecerahan lampu dan menciptakan berbagai suasana.
3.3.3 Ruang Publik
Ruang Publik
Elemen Desain:
Skala yang sesuai: Ruang publik harus cukup besar untuk menampung aktivitas sosial, tetapi tidak boleh terlalu besar sehingga terasa impersonal.
Pencahayaan alami: Gunakan jendela besar atau skylight untuk memaksimalkan cahaya alami dan menciptakan suasana yang mengundang.
Ventilasi silang: Pastikan ada aliran udara yang cukup untuk menjaga ruang tetap sejuk dan nyaman.
Furnitur yang nyaman: Pilih furnitur yang empuk dan mendukung untuk kenyamanan para tamu.
Tanaman: Masukkan tanaman untuk menyaring udara, menambahkan warna, dan menciptakan suasana yang menenangkan.
Tata Letak:
Area berkumpul: Buat zona yang ditunjuk untuk percakapan dan bersosialisasi.
Area membaca: Sediakan area yang tenang dengan kursi yang nyaman dan rak buku.
Area bermain: Bagi keluarga dengan anak-anak, sertakan area bermain yang aman dan menyenangkan.
Area makan: Jika ruang memungkinkan, pertimbangkan untuk menambahkan area makan untuk pertemuan santai.
Jalur sirkulasi: Pastikan ada jalur yang jelas di sekitar ruang untuk memudahkan pergerakan.
Dekorasi:
Pilih warna yang menenangkan: Gunakan warna netral atau lembut untuk menciptakan suasana yang ramah.
Gabungkan tekstur yang bervariasi: Gabungkan tekstil, kayu, dan logam yang berbeda untuk menambah minat visual.
Sertakan sentuhan pribadi: Pajang karya seni, foto, atau kenang-kenangan yang mencerminkan kepribadian penghuni.
Tambahkan pencahayaan suasana: Gunakan lampu redup atau lilin untuk menciptakan suasana santai saat malam hari.
Jaga kerapian: Jaga keaslian ruang publik dengan merapikan secara teratur dan menghilangkan kekacauan.
Area yang digunakan untuk berkumpul, bersantai, dan menerima tamu.
Ruang Tamu
Desain yang terbuka dan ramah untuk memfasilitasi interaksi sosial.
Lantai Dasar
Ruang Tamu dan Ruang Makan Terbuka: Area seluas 9 meter persegi yang luas dan terang, dengan jendela besar yang memberikan pemandangan ke taman. Dirancang dengan sofa yang nyaman, kursi, dan meja makan untuk mendorong percakapan dan kumpul-kumpul.
Dapur Terbuka: Dapur seluas 6 meter persegi yang terintegrasi dengan ruang tamu dan ruang makan, dilengkapi dengan pulau besar yang berfungsi sebagai tempat berkumpul dan menyiapkan makanan. Dilengkapi dengan peralatan canggih dan banyak ruang penyimpanan.
Kamar Tidur Tamu: Kamar tidur seluas 9 meter persegi yang nyaman di lantai dasar, dengan kamar mandi dalam. Cocok untuk menampung tamu atau anggota keluarga.
Lantai Atas
Kamar Tidur Utama: Suite utama seluas 12 meter persegi dengan kamar mandi dalam, balkon pribadi, dan lemari pakaian besar. Dilengkapi dengan tempat tidur berukuran king, meja rias, dan area duduk.
Dua Kamar Tidur Tambahan: Dua kamar tidur seluas 9 meter persegi masing-masing, dengan lemari pakaian dan jendela besar.
Kamar Mandi Bersama: Kamar mandi lengkap untuk dua kamar tidur tambahan, dengan pancuran, bak mandi, dan wastafel ganda.
Area Kerja: Ruang kantor seluas 6 meter persegi yang tenang dan bercahaya, dengan meja kerja dan rak.
Balkon: Balkon luas di atas ruang tamu dan ruang makan, memberikan ruang luar yang nyaman untuk bersantai dan menikmati pemandangan.
Fitur Sosial
Pintu Geser: Pintu geser besar yang menghubungkan ruang tamu, ruang makan, dan taman, menciptakan aliran yang mulus untuk memudahkan interaksi sosial.
Area Duduk Luar: Area duduk yang nyaman di taman, dilengkapi dengan kursi dan meja, yang sempurna untuk kumpul-kumpul dan bersantai di luar ruangan.
Tata Letak Terbuka: Tata letak rumah yang terbuka memungkinkan pergerakan yang mudah dan interaksi yang nyaman antara semua area.
Cahaya Alami: Jendela besar dan balkon memberikan banyak cahaya alami, menciptakan suasana yang cerah dan mengundang.
3x3 design rumah
Aug 1, 2020 ... Small House Design w/ loft 3x3 (18 SQM) FULL PLAN A 3x3 Loft house inspired by the design of James Turner, ...
Post a Comment for "3x3 design rumah"